fbpx
Willy Pujo Hidayat

5 Cara Agar Produk Anda Selaris Bear Brand

Masa pasca fase pertama pandemi dengan beragam varian baru ini mungkin berbeda dengan waktu awal awal deteksi COVID-19 diumumkan.

Perbedaan komoditas yang dibutuhkan oleh masyarakat mungkin mengisyaratkan bahwa memang ada perubahan kebutuhan masyarakat untuk menghadapi pandemi ini.

Dari mulai masker yang harganya beberapa kali lipat lebih tinggi, kemudian sepeda brompton, masuk lagi ke tanaman dan ikan cupang, dan yang belakangan ini sedang viral, ya, Susu Sterilisasi.

Masyarakat berebut susu bear brand untuk menangkal covid - 5 Cara Agar Produk Anda Selaris Bear Brand
Cuplikan Video Masyarakat memborong Susu Steril

Bear Brand dikenal sebagai salah satu susu sterilisasi yang sudah lama diaplikasikan sebagai susu yang cenderung  dikonsumsi saat sakit.

Entah sebagai susu yang kita konsumsi sendiri saat sedang sakit, atau sebagai buah tangan kita menjenguk orang sakit.

Produk tersebut menjadi viral setelah ada video menarik yang memperlihatkan bagaimana orang orang di pusat perbelanjaan berjibaku untuk mendapatkan susu tersebut.

Saking dibutuhkannya, produk tersebut dikabarkan mengalami kenaikan harga untuk mengendalikan distribusinya.

Bahkan ada saja yang memanfaatkan momen tersebut untuk mengambil keuntungan dengan cara yang tidak dibenarkan.

Kejadian viral tersebut, akhirnya memancing banyak praktisi serta akademisi kesehatan untuk menjelaskan banyak hal tentang pemrosesan susu serta kandungan di dalamnya.

Masyarakat Berebut susu kaleng bear brand - 5 Cara Agar Produk Anda Selaris Bear Brand
Susu Steril dianggap bisa meningkatkan imun & menangkal virus

Terlepas dari sudut pandang gizi dan kesehatan, sebagai pebisnis mungkin di benak kita berpikir bahwa produk Bear Brand ini laris sekali.

Setelah itu kita mulai bertanya tanya berapa total pendapatan yang mereka dapatkan saat ini ya?

Lebih dari itu, mungkin kita mulai bertanya tanya berapa komisi penjualan yang didapatkan oleh tim penjualannya.

Ha ha ha

Ya, produk tersebut laris sekali, dan lagi, sebagai pebisnis mungkin kita juga berharap banyak orang yang mencari dan rela membeli produk kita dengan nilai berapapun.

Pertanyaannya, bagaimana membuat produk Anda, atau kita menjadi selaris Bear Brand?

5 Cara Agar Produk Anda Selaris Bear Brand

1) Punya Produk Sendiri

Menurut saya wajib bagi Anda untuk memiliki produk Anda sendiri.

Bukan, sama sekali bukan produk yang Anda resale.

Sebuah produk yang Anda ciptakan sendiri, Anda yang produksi sendiri, dan Anda yang mengembangkannya sendiri.

Punya Produk yang dibuat dan dikembangkan sendiri - 5 Cara Agar Produk Anda Selaris Bear Brand

Sebuah produk yang harus Anda miliki kendali penuh terhadapnya.

Walaupun harus saya akui kalau membuat produk itu cukup sulit dan membutuhkan sumber daya yang tidak sedikit.

Tapi, ya, itu satu satunya jalan untuk menciptakan produk yang diharapkan bisa selaris bear Brand.

Anda mungkin akan banyak menghabiskan waktu dan mungkin uang untuk menemukan produk yang  cocok untuk Anda produksi sendiri dan kembangkan sendiri.

Hal ini tentu tidak bisa Anda lakukan kalau Anda menjual produk orang lain.

Anda tidak memiliki kendali terhadap variabel produksi produk tersebut.

Anda tidak bisa mendesain ulang kemasan yang menonjolkan angle marketing tertentu.

Sehingga poin pertama yaitu Anda mutlak harus memiliki produk sendiri.

2) Punya Differensiasi Produk

Kalau kita bicara susu, tentu Bear Brand bukan satu satunya.

Ada banyak sekali produsen susu yang mengemas susu mereka menjadi kemasan praktis yang mudah untuk dibawa kemanapun Anda berada.

Membuat diferensiasi produk agar berbeda dengan kompetitor - 5 Cara Agar Produk Anda Selaris Bear Brand

Bahkan tidak hanya itu, antar produsen saling berlomba memberikan tekstur bahkan rasa yang menarik agar produknya bisa dibedakan dengan produk lainnya.

Perbedaan pada sudut pandang kualitas mungkin sudah cukup umum, tapi perbedaan pada sudut pandang penggunaan mungkin agak sulit kita temui.

Contoh susu yang menurut saya memiliki perbedaan secara penggunaan :

a. Yakult

“Saya minum 2”

ha ha ha

Anda mungkin sudah paham, kalau Yakult adalah susu yang sudah melalui proses fermentasi, yang digunakan untuk memperlancar pencernaan.

Positioning yakult sebagai susu fermentasi yang baik untuk pencernaan - 5 Cara Agar Produk Anda Selaris Bear Brand

Sudut pandang produk mereka yaitu susu yang berisi bakteri baik yang bermanfaat bagi usus kita.

Karena itu, kita tidak jarang melihat Yakult menggunakan gambar Usus sebagai angle marketing mereka.

Sebagaimana jingle mereka yang juga sejalan dengan campaign marketingnya :

“Cintai ususmu, minum Yakult Tiap Hariiii …”

b. Dancow

Sedikit berbeda dari kemasan susu lain, susu Dancow mengemas produknya dalam bentuk bubuk, kemasan sachet.

Ya, saat Anda menemukan susu lain di lemari pendingin di warung, Dancow justru Anda temukan menggantung di rak abang warung.

Bentuk susu Dancow yang bubuk membuatnya berbeda dari susu lainnya.

Dan saya hampir tidak menemukan kompetitor lain yang memiliki bentuk susu yang sama dengan brand yang satu ini.

Angle marketing dari Susu Dancow ini adalah susu bubuk yang bisa dengan mudah di diseduh.

Positioning Susu Dancow yang mudah dan murah untuk dikonsumsi semua orang - 5 Cara Agar Produk Anda Selaris Bear Brand

Mungkin ide awalnya muncul ketika orang orang bisa dengan mudah menyeduh kopi, tapi tidak dengan susu.

Tagline “Aku dan Kau, Suka Dancow” ini seperti berbicara ke kita kalau Dancow itu susu semua orang yang mudah dan affordable untuk dikonsumsi semua kalangan.

Khususnya anak anak yang meminumnya, dan menyisakan sedikit bagian susu di ujung bibir mereka.

c.  Milo

Brand satu ini terkenal dengan sporty-nya.

Susu yang diminum para anak-anak yang aktif dan sporty di sekolahnya.

Positioning susu milo sebagai susu yang sporty dan energik - 5 Cara Agar Produk Anda Selaris Bear Brand

Ketika semua susu berwarna putih, Milo datang dengan menawarkan rasa dan warna coklat yang ceria.

Pengemasan iklan yang lebih banyak menyajikan susu dalam kondisi yang dingin ini pun sepertinya sukses untuk mencitrakan produknya sebagai susu sporty.

d. Hi-Lo

Tidak jauh berbeda dengan Milo, Hi-Lo juga dikenal sebagai susu sport.

Bedanya, HiLo menggunakan sudut pandang marketing yang tidak hanya sporty, melainkan spesifik untuk tujuan tertentu, yaitu tinggi.

Positioning susu hilo yang meningkatkan tinggi anak muda - 5 Cara Agar Produk Anda Selaris Bear Brand

Hi-Lo menggunakan angle marketing, untuk siapapun yang meminumnya, semuanya bisa tumbuh tinggi.

Khususnya bagi anak-anak pria yang mau terlihat lebih keren.

e. Bear Brand

Susu yang satu ini memang sangat spesifik.

Hampir tidak ada satu merek susu pun yang bisa menyaingi sudut pandang marketing produk ini.

Bear Brand, di lingkungan saya paling tidak, dikenal sebagai susunya untuk mereka yang sedang sakit.

Susu yang wajib dibawah kalau kita menjenguk orang sakit baik itu di rumah maupun di rumah sakit.

Susu murni yang “steril” dan dipercaya bisa meningkatkan imunitas karena tagline ‘sterile’ nya tersebut.

Saking sterilnya, Bear Brand atau susu beruang sama sekali tidak menambahkan rasa-rasa pada produknya.

Baik, mereka pernah eksperimen dengan rasa, namun benar benar rasa yang berbeda, yaitu : malt, dan white tea.

Yes, sama sekali bukan coklat , vanilla maupun stawberry.

Wajar kalau akhirnya brand ini menemukan momen puncaknya ketika semua orang sadar dengan imunitas atau daya tahan tubuh.

Seingat saya Bear Brand pernah melakukan rebrand agar tidak melulu dijadikan image sebagai “susu orang sakit.”

rebrand yang dilakukan bear brand dengan tagline bisa banget - 5 Cara Agar Produk Anda Selaris Bear Brand

Mereka pernah menggunakan tagline “Bear Brand, Bisa Banget”

Namun agaknya sulit bagi mereka untuk benar benar keluar 100% dari image susu sehat.



Beberapa positioning dan differensiasi di atas hanya mungkin untuk dilakukan sekiranya Anda memiliki brand atau merek yang memang Anda kelola sendiri.

Agak sulit atau hampir tidak mungkin Anda melakukan rebrand atau positioning dari produk orang lain.

Karena brand tersebut sudah hadir dengan visi dari si produsen dan product creator-nya, tidak dengan angle marketing berbeda yang Anda harapkan.

Kecuali memang mereka ada mekanisme tertentu yang menjaga supaya seller-nya ter-maintain dengan baik terhadap angle marketing atau produk yang sudah mereka siapkan.

Well, kita bisa diskusi panjang lebar mengenai hal ini.

3- Saluran Distribusi yang Luas

Kalau saja levelnya Bear Brand masih UMKM, maka akan suilt baginya untuk dikenal oleh banyak orang.

Karena mungkin sumber daya yang digunakan untuk melakukan distribusi yang luas ke seluruh Indonesia dan agen retail akan sangat besar.

Alih-alih jadi rebutan di supermarket, kalau distribusinya tidak luas dan menjangkau semua segmentasi, konsumen malah malas dan justru mencari alternatif solusi lain yang lebih mudah untuk dicapai.

Baik, berbicara mengenai saluran distribusi mungkin sudah terlepas dari bagian marketing, melainkan ke bagian sales operational.

Saluran distribusi yang luas penting untuk bisnis - 5 Cara Agar Produk Anda Selaris Bear Brand

Namun keduanya saling terkait.

Saat marketing campaign sudah berjalan dengan baik, namun produknya tidak ada atau sulit untuk ditemukan, maka ‘promise’ yang marketing tawarkan akan menguap begitu saja.

Harapannya kan, mereka melihat iklan kita, kemudian mereka ter-trigger untuk membelinya, dan langsung pergi menuju warung terdekat dan membuktikan apa yang disampaikan oleh iklan tersebut.

Dengan sumber dayanya, Bear Brand bisa dengan mudah ditemukan di hampir semua tempat :

  • Super market
  • Mini Market
  • Warung Kelontong
  • Sampai warkop

Ya, saluran distribusi yang luas juga menjadi salah satu faktor kenapa Bear Brand bisa sangat laris, karena bisa dengan mudah dicari dan dibeli dimanapun.

Kalau misalnya Bear Brand, ngoyo, hanya jual melalui online saja-pun bisa, namun tidak akan seviral aksi rebutan yang ada di super market belakangan ini.

Mengelola produk sendiri pun seperti itu, kita tidak bisa kaku hanya melalui 1 atau 2 saluran distribusi saja.

Kita perlu menggunakan semua jalan yang bisa kita temui agar produk kita bisa mencapai calon pelanggan kita.

4- Konsistensi

Sejak awal berdirinya, tahun 1906, Bear Brand sepertinya cukup konsisten untuk tetap pada angle susu steril-nya.

Susu yang memang diciptakan untuk membantu menyembuhkan orang sakit atau minimal sedang tidak enak badan.

Secara tidak langsung mereka tidak mentarget anak-anak atau remaja sebagai target marketnya.

Konsisten menjaga brand penting - 5 Cara Agar Produk Anda Selaris Bear Brand

Sebagai gantinya, mereka mentarget usia dewasa, yang memang sadar terhadap imunitas atau pentingnya kesehatan.
Bear Brand seingat saya tidak pernah merubah angle produknya menjadi produk untuk anak anak misalnya.

Dengan varian Bear Brand Kid dan kemasan kardus begitu ?!

Ha ha ha

Paling tidak di Indonesia, seingat saya tidak pernah, namun tidak untuk di Philiphina yang justru Bear Brand ada banyak sekali varian.

Varian bear brand dengan beragam rasa untuk market di Filiphina - 5 Cara Agar Produk Anda Selaris Bear Brand

Menarik !

Mungkin di sana, Bear Brand adalah market leader, sehigga mereka perlu membuat varian lainnya untuk menjaga inovasinya.

Ya lagi, konsistensi Bear Brand untuk menjadi satu satunya (?) pemain di susu steril yang baik untuk meningkatkan imunitas ini berbuah manis di masa pandemi.

5- Momentum

Saya, Anda, tim marketing Bear Brand, atau presiden direkturnya Nestle sekalipun mungkin tidak akan menyangka kalau 2020 adalah momennya.

Sebuah momen dimana iklan mereka sudah tidak lagi berarti.

Calon konsumen tidak lagi melihat angle produk Anda, tidak lagi melihat kemasan, tidak lagi melihat promo.

Mereka langsung berbondong-bondong membeli bahkan memborong produk Bear Brand tanpa lagi melihat harganya.

Sebuah komoditas penting yang pada saat itu mungkin sama pentingnya dengan masker.

Sebuah momentum besar yang mungkin mencerminkan kesuksesan branding mereka selama ini.

Momentum dalam bisnis bisa bantu meningkatkan penjualan - 5 Cara Agar Produk Anda Selaris Bear Brand

Nestle pun mengakui kalau produk Susu termasuk dari salah satu produk yang cukup kuat dan terjadi peningkatan penjualan secara organik selama pandemi.

Walaupun secara overall terjadi penurunan sales.

Karena COVID-19?

Yes, it is !

Business impact of COVID-19

The effects of COVID-19 on the Group’s organic growth varied by product category and sales channel:

  • Product categories: Demand for at-home consumption, trusted brands and products with nutritional benefits was strong. Purina PetCare, dairy, coffee at-home and NestlĂ© Health Science reported robust growth. Sales in confectionery and water decreased, reflecting their high exposure to out-of-home channels and on-the-go consumption. 
  • Sales channels: Retail sales posted high single-digit organic growth, reflecting elevated demand for at-home consumption. Sales in out-of-home channels declined significantly.

Apapun produk yang Anda jual, perlu yang namanya momentum.

Misal Anda menjual payung, maka hujan adalah momentum Anda.

Misal Anda menjual skin care, maka musim panas adalah momentum Anda.

Misal Anda menjual sepatu, maka tahun ajaran baru dan penerimaan mahasiswa baru adalah momentum Anda.

Ya, momentum !

Ibarat mobil, momentum adalah waktu dimana Anda harus tancap gas, apapun resikonya.

Apakah Anda tahu mementum yang baik bagi produk atau bisnis Anda?

Jadi..

Bear Brand adalah kejeniusan marketing yang mencapai titik puncaknya pada saat pandemi 2020 lalu.

Satu satunya entitas susu yang dianggap bisa memenuhi kebutuhan imunitas manusia.

Campaign re-branding “Bear Brand, Bisa Banget” di tahun 2019 untuk menarik market anak muda produktif dan merubah persepsi brand, sepertinya kurang berhasil.

Namun berbuah “manis” ketika semua orang sadar akan kesehatan.

Kesuksesan dan viralnya Bear Brand ini mungkin membuat para pebisnis ini iri.

Kemudian mulai bertanya dalam hati tentang bagaimana caranya supaya produk saya seviral mereka.

Bagaimana supaya produk saya diborong sampai berebut seperti itu?!

Well, 5 cara di atas mungkin bisa menjadi jawaban atas kegundahan Anda :

  • Punya produk sendiri
  • Memiliki positioning dan diferensiasi produk yang baik
  • Saluran Distribusi yang luas
  • Konsistensi
  • Momentum

Ada masukan atau ingin berdiskusi mengenai topik ini?

Saya akan dengan senang hati menerima-nya🙂

Scroll sedikit ke bawah, dan chat saya melalui saluran sosial media yang Anda gunakan.

Semoga bermanfaat


Merasa Terbantu? Share lah, kasih tau yang lain jangan pelit pelit :
Topik
Partnership
Ngobrol
Podcast