fbpx
Willy Pujo Hidayat

Kerapuhan Model Bisnis Jualan Sayur Online dan 6 Alternatif Solusinya

Kerapuhan Model Bisnis Jualan Sayur Online dan 6 Alternatif Solusinya – Era digital membuat beberapa anak muda berinisiatif untuk banyak melakukan eksperimen ke banyak hal, diantaranya sayuran.

Bukan, mereka bukan bereksperimen seperti melakukan rekayasa genetika sayuran untuk mempercepat masa panen atau tahan hama. Bukan.

Melainkan distribusi dan bisnis jual beli sayuran lah yang mungin dilihat cukup menarik untuk ditransformasi menjadi transaksi digital.

Pandemi COVID-19 mengakselerasi adaptasi dan tentunya pendapatan beberapa tukang sayur online seperti :

Ya, mereka termasuk dari beberapa kategori bisnis yang mungkin mendapatkan benefit dari konsep stay at home selama pandemi.

Konsep menjual sayur secara online dan mengantarnya langsung ke rumah pembeli merupakan cara yang cukup cerdas, modern dan efisien untuk mempermudah pelanggan dalam mendapatkan sayuran atau bahan masakan segar tanpa harus keluar rumah.

Dikutip dari beberapa sumber, Sayurbox mengalami kenaikan hingga 5 kali lipat selama pandemi.

Lapak dengan model bisnis serupa di marketplace juga mengalami peningkatan order hingga berkisar 150 juta perbulan.

Melihat kesuksesan bisnis sayur online ini, akhirnya melahirkan banyak sekali startup yang ingin menduplikasi dan mendapatkan keuntungan dengan model bisnis ini.

Sebagai seorang pebisnis, saya melihat ini peluang yang sangat menarik, dan berpotensi besar.

Namun, melihat “keseragaman” dan sedikit “kebingungan” mereka, saya melihat beberapa hal yang rentan sekali dari model bisnis ini.

Ekspektasi Pelanggan

Merubah kebiasaan pelanggan berbelanja sayuran dari offline di pasar tradisional menjadi online di toko online tentu bukan perkara mudah.

Platform memiliki tanggung jawab yang cukup berat untuk bisa menjadi alternatif dari permasalahan selama berbalanja di pasar.

Kekhawatiran pelanggan untuk berbelanja sayuran online mungkin saat ini cukup bisa dimaklumi.

Karena dalam berbelanja offline saja, kalau kita belum terbiasa, kemungkinan besar kita akan ‘diakali’ oleh oknum oknum nakal yang tidak bertanggung jawab.

Sehingga kita perlu batuan dan tips dari mereka yang ahli untuk meng-counter oknum-oknum tersebut, seperti :

  • Kalau beli daging yang digantung
  • Kalau beli ikan yang insang-nya masih merah
  • Kalau beli ayam jangan yang ada seperti biru-biru lebam
  • dsb

Termasuk di dalamnya harga yang akan terus bersaing satu dengan yang lain.

Market yang cenderung sensitif terhadap harga akan menjadi tantangan lain bagi platform untuk bisa mengajak calon pelanggannya masuk dan berbelanja melalui website.

Dari beberapa banyak poin, mungkin ekspektasi pelanggan lah yang akan cukup berat untuk diakuisisi.

Kesegaran dan Kecepatan

Sayuran atau bahan makanan lainnya merupakan produk yang fast-moving, alias perputarannya cukup cepat.

Pola berbelanja di pasar bisa terjadi dalam waktu waktu yang frekuensional, seperti mingguan, harian, bahkan per beberapa jam.

Jarang sekali produk sayuran, daging, atau bahan makanan dijaga stoknya untuk satu bulan.

Kesegaran dan Kecepatan - Kerapuhan Model Bisnis Jualan Sayur Online dan 6 Alternatif Solusinya

Karena menimbang kesegaran bahan makanan tersebut.

Kesegaran akan menjadi ekspektasi utama dan pertama yang akan menjadi pertimbangan pelanggan untuk membeli di internet.

Eksperiens mereka menyentuh dan memilih langsung bahan yang akan mereka beli di pasar, akan hilang ketika mereka memutuskan untuk berbelanja online.

Kita bisa berasumsi mereka, audience kita, mungkin ragu kalau produk yang mereka akan terima dalam kondisi yang segar.

Platform bertanggungjawab untuk bisa memenuhi ekspektasi tersebut.

Dan itu tidak mudah.

Karena mungkin ‘mata’ nya platform menilai segar, akan berbeda dengan ‘mata’ nya pelanggan.

Jargon menjamin kesegaran seharusnya sudah cukup untuk menjadi selling poin atau value proposition yang baik bagi platform.

Perputaran produk yang cepat dengan demand atau kebutuhan yang juga cepat tentunya membuat bisnis harus memutar otak untuk menyediakan barang dalam waktu yang secepat mungkin ke dapur pelanggan.

Ya, kecepatan dan kesegaran menjadi titik kunci yang akan menyadarkan mereka kalau berbelanja online pun juga tidak kalah segar, cepat dan tentunya menyenangkan.

Harga Murah dan Ongkos Kirim

Hampir tidak ada alasan bagi pelanggan untuk berpindah dari satu tempat belanja ke tempat belanja yang lain selain karena harganya.

“belanja di sana aja, lebih murah”

Bahkan  hanya Rp. 2.000 bisa menjadi penentu bergesernya pembelian pelanggan dari toko Anda.

Termasuk di dalamnya, ongkos kirim !

Harga Mudah dan Ongkir - Kerapuhan Model Bisnis Jualan Sayur Online dan 6 Alternatif Solusinya

Pertimbangan lain  pelanggan untuk akhirnya membeli di internet dibanding di pasar adalah besaran ongkos kirim.

“harga cuma beda 2rb tapi ongkirnya 20rb, sama aja!”

Mungkin itu ekspresi standar yang akan menjadi barrier lain bagi mereka yang akan mengkonversi pola belanjanya.

Platform atau toko online sayur dan bahan makanan juga harus memutar otak untuk juga bisa menekan biaya ongkos kirim serendah mungkin ke pelanggan.

Ya, tentunya setelah mereka berpikir untuk menjaga toleransi plus minus harga yang mereka berikan di website maupun di pasar.

Keseragaman Unique Selling Point

Ekspektasi pelanggan berbelanja secara offline harus bisa diambil alih oleh platform, dan itu tidak mudah.

Pemilihan produk, kesegaran, harga yang terjangkau, dan beberapa hal lain akan menjadi banyak tugas yang harus platform sediakan.

Tidak hanya mereka sediakan, namun juga mereka kompetisikan.

Keseragaman Unique Selling Point - Kerapuhan Model Bisnis Jualan Sayur Online dan 6 Alternatif Solusinya

Ya, pada akhirnya mungkin semua platfrom tukang sayur online ini mengklaim entitas mereka sebagai :

  • Penyedia produk yang segar
  • harga yang terjangkau
  • cepat sampai

Beberapa selling point yang sensitif untuk produk yang cenderung seragam.

Saya bisa bilang ini melelahkan !

Adu Segar

Ada anekdot marketing kecap jaman dulu :

Tidak ada kecap nomor 2.

Ya, frasa tersebut mungkin bisa kita asosiasikan dengan produk kecap bahwa semua produk kecap meng-klaim semua produknya nomor 1 dengan kualitas terbaik.

Akhirnya semua kecap melabeli dirinya sebagai yang nomor 1.

Tidak jauh berbeda mungkin dengan para penjual sayur online yang mengklaim mereka bisa memberikan produk yang segar langsung ke rumah Anda.

Adu Segar Selling Point - Kerapuhan Model Bisnis Jualan Sayur Online dan 6 Alternatif Solusinya

Akhirnya semua tukang sayur online menggunakan jaminan kesegaran sebagai unique selling point.

Berusaha untuk keluar?

Agak sulit sepertinya.

Langsung Dari Petani

Tidak ingin beradu segar dan peduli terhadap petani, akhirnya beberapa dari mereka menggunakan USP berupa :

Membeli produk langsung dari petani : segar, murah, gotong royong.

Cukup kreatif, namun sepertinya masih kurang realistis.

Langsung dari Petani - Kerapuhan Model Bisnis Jualan Sayur Online dan 6 Alternatif Solusinya

Penggunaan sudut pandang “ambil langsung dari petani” membuat kita berasumsi kalau produknya lama dan jauh.

Produk yang jauh membuat kita mulai berhitung kembali mengenai biaya ongkos kirim.

Jauh membuat target market juga akan berasumsi kalau produknya akan lama dan tidak segar.

Dipilihin Emak Emak

Harus saya akui kalau yang satu ini yang cukup jenius dan sangat menyentuh keresahan target audience.

Seperti yang saya sampaikan di awal, kalau kesegaran itu relatif.

Segar menurut kaca mata platform belum tentu sama dengan kesegaran target audience.

Akhirnya mereka mencoba meyakinkan kalau yang milihin produknya itu emak emak yang jago.

Dipilihin Emak Emak Jago - Kerapuhan Model Bisnis Jualan Sayur Online dan 6 Alternatif Solusinya

Jadi setelah kita melakukan pemesanan, maka akan ada emak emak jago yang siap sedia memilihkan yang terbaik untuk Anda.

Dengan harapan kesamaan terminologi segar dari kedua belah pihak, customer dan platform.

Cerdas !

Produk dan Margin

Sebagai toko online yang tidak memiliki produk, hal ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi platform.

“Airbnb, alibaba, amazon, gojek juga ga punya produk”

Betul.

Margin dan Produk - Kerapuhan Model Bisnis Jualan Sayur Online dan 6 Alternatif Solusinya

Tapi Airbnb bisa mendorong para merchantnya untuk melakukan apa yang mereka inginkan.

Alibaba dan Amazon juga memiliki otoritas platform untuk mem-banned produk yang tidak sesuai dengan ketentuan mereka.

Toko online sayur?

Produknya komoditas yang cenderung dikuasai oleh raksasa pabrik FnB atau FMCG

Bahkan pemerintah.

Ini adalah hal yang paling rapuh yang saat ini dialami oleh para tukang sayur online.

Apa yang akan platform lakukan?

Mereka tidak bisa menekan merchant, karena justru mereka yang butuh.

Perbedaan Hubungan platform dan merchant - Kerapuhan Model Bisnis Jualan Sayur Online dan 6 Alternatif Solusinya

Mereka tidak bisa mem-banned produk karena akan ada banyak sekali produk alternatif.

Hasilnya, margin dari setiap produk akan sangat rendah.

Yang bahkan saya ragu apakah bisa menutup cost marketing dan biaya operasional platform atau tidak.

“Bagaimana dengan economic of scale?”

Serius mau ngomongin itu di sini?

..

Terlepas dari sulitnya bagi platform untuk keluar dari model bisnis ini, maupun dari margin produk, ide ini cemerlang.

Namun, seperti yang saya sampaikan sebelumnya, mereka kebingungan.

Saya ulangi.

Kebingungan !

Saya bisa berikan beberapa altfnatif solusi bagi Anda, pedanga sayur online, baik itu entitas bisnis, maupun perorangan.

Alternatif Solusi

Berbicara dari sudut pandang bisnis, mungkin saya bisa memberikan solusi yang mungkin sudah ataupun belum mereka pikirkan.

Punya Produk Eksklusif

“Gila kali lu wil? ini produk sayur dan buah, gimana caranya bisa eksklusif?”

Alih alih Anda menghabiskan lebih dari 10% untuk pemasaran, coba Anda investasikan ke Research and Development, atau RnD.

Bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor misalnya, atau beberapa peneliti pertanian dari unversitas lain di Indonesia, Anda kembangkan sebuah produk Anda sendiri.

Produk rekayasa genetika yang nantinya Anda, sebagai pemilik platform lah yang memiliki hak patennya.

Indonesia ini kaya sekali, dianugrahi tanah yang subur dan orang yang kompeten luar biasa.

Anda bisa menciptakan Wortel dengan bentuk yang lebih cantik dengan rasa yang lebih manis, tidak terlalu keras namun tetap crunchy saat dimakan.

Kemudian Anda berinama produk tersebut yaitu :

“Crispy Carrot” atau “Wortel California”

Punya Produk Eksklusif - Kerapuhan Model Bisnis Jualan Sayur Online dan 6 Alternatif Solusinya

Yang bisa Anda pasarkan untuk vegan.

ha ha ha

Yang eksklusif hanya Anda bisa dapatkan di Sayurbox, atau Tanihub, atau Happyfresh, dsb.

Dan Indonesia atau mungkin kita seharusnya sudah tidak asing dengan produk hasil rekayasa genetika tersebut.

Bahkan di amerika mereka sudah tidak lagi memanipulasi sayur dan buah, mereka menumbuhkan daging dari petri dish.

Yes, menumbuhkan daging !

Bayangkan Anda bisa makan daging tanpa harus memotong hewan?

Ya, itu yang dilakukan oleh beberapa startup di Amerika yang sukses mendapatkan pendanaan yang cukup fantastis.

Produk eksklusif akan memberikan margin yang lebar.

So, you may think about it.

Paket Memasak

Dengan banyaknya varian sayur, bumbu dan bahan makanan lainnya, Anda tidak bisa bertanya :

“Ibu cari apa?”

Jawabannya akan membingungkan.

Alih alih bertanya seperti itu, ada baiknya Anda memberikan rekomendasi :

“Weekend nih, saatnya kumpul keluarga, buat beda dengan menu masakan manado hari ini”

Anda berikan satu keranjang khusus lengkap menu makanan manado yang siap dimasak dengan takaran yang sesuai.

Sudah ditakar untuk beberapa porsi : 2 porsi, 4 atau bahkan 12 porsi untuk makan besar.

Jual paket memasak - Kerapuhan Model Bisnis Jualan Sayur Online dan 6 Alternatif Solusinya

Bahkan mungkin lengkap dengan panduannya, sehingga mereka tinggal meraciknya saja.

Bisa juga membuat paket :

  • Paket bahan masakan lebaran untuk 10 porsi
  • Paket bahan masakan natal untuk 12 porsi
  • Paket bahan masakan jepang dan korea untuk 6 porsi
  • dsb

Dengan besarnya database katalog produk yang dimiliki platform, tentunya akan memudahkan Anda untuk menyusun komposisi paket tersebut.

Dan model bisnis ini sudah cukup ramai dilakukan oleh startup di (lagi lagi) Amerika.

Paket memasak memodel dari bisnis blueapron - Kerapuhan Model Bisnis Jualan Sayur Online dan 6 Alternatif Solusinya

Blueapron bisa menjadi salah satu role model dari ide inovasi yang saya maksud.

Mereka menyediakan apapun kebutuhan menu yang akan Anda masak hari ini.

Anda tinggal mengikuti panduan, dan boom, makanan sudah siap untuk disajikan.

Pelanggan sama sekali tidak repot untuk menyusun bahan makannya.

Ide blueapron sebetulnya sederhana, namun cukup mengena di masyarakat.

Catering Business Starter Pack

“Mau bisnis mie ayam tapi bingung cari bahan berkualitas?”

Mungkin bisa menjadi salah satu kalimat promosi yang menarik untuk mendorong orang berjualan mie ayam.

Bahkan mereka bisa konsultasi tentang mie ayam seperti apa yang diinginkan.

“Ayamnya bisa diganti wagyu ga min?”

Ha ha ha

Sudut pandangnya tidak jauh berbeda dengan blueapron di atas, namun alih alih untuk dikonsumsi sendiri, paket yang Anda sediakan adalah untuk mereka olah dan dijual dalam bentuk makanan jadi.

Punya Halaman Khusus Vegan & Diet Lain

Ide ini merupakan kombinasi dari develop produk ekskusif, memasak sendiri dan ekslusifitas market.

Anda bisa membuat produk Anda sendiri, dan mentarget orang dengan kebiasaan tertentu seperti :

  • Menu bahan makan Vegan selama 1 minggu
  • Menu bahan makanan gluten free
  • Menu bahan makanan pest free
  • dsb

Bahkan buat satu sub domain halaman khusus yang memang didedikasikan untuk mereka.

Halaman khusus vegetarian dan diet lainny - Kerapuhan Model Bisnis Jualan Sayur Online dan 6 Alternatif Solusinya

Ya, mungkin bisa dibilang semi-pivot yang mengarah ke market yang lebih spesifik.

Anda bisa bekerja sama dengan Cookpad untuk meracik kombinasi makanan dengan kekhususan tersebut di atas.
Cookpad sepertinya cukup ahli dalam bidang ini.

Location Based

Ide ini sepertinya sudah ada yang menerapkan, namun mungkin masih belum masif dilakukan.

Tutupnya Bigbox seperti Giant dan suburnya minimarket kecil memberikan kita perspektif lain.

Artinya location based market mungkin lebih menarik untuk dieksplorasi.

Mengingat ini produk yang fast moving, maka location based bisa menjadi alternatif yang lebih solutif untuk dilakukan.

Anda bisa membuat cabang Anda sendiri di beberapa kecamatan di Jakarta misalnya.

Location based - Kerapuhan Model Bisnis Jualan Sayur Online dan 6 Alternatif Solusinya

Atau bekerja sama dengan retail lain seperti Kios Unggas dari Charoen Phokpand Group yang saat ini sudah ada 75 cabang di seluruh Indonesia.

Kita memberikan pelanggan 2 opsi terlebih dahulu, yaitu offline di toko baru kemudian online di website.

Dengan begitu, mereka tetap bisa berinteraksi dengan menyentuh produk yang akan mereka konsumsi.

Anda memberikan eksperience berbelanja sayur yang berbeda secara offline, alih alih ngoyo untuk tetap promosi secara online.

Buy Online Pick Up in Store

Masih terkait dengan location based retail dari toko sayur Anda.

Anda bisa menerapkan sebuah metode baru yaitu “Buy Onlne Pick Up in Store” yang artinya Anda membiarkan pelanggan Anda memesan produknya secara online, baru kemudian mereka ambil sendiri di toko Anda.

Buy Online Pick Up in Store - Kerapuhan Model Bisnis Jualan Sayur Online dan 6 Alternatif Solusinya

Yang satu ini memang cukup sulit mungkin untuk diimplementasikan dan memerlukan sumber daya yang tidak sedikit.

Tapi yaa.. tidak ada salahnya dicoba, bukan?

Kesimpulan

Memanfaatkan pergeseran kebiasaan berbelanja online untuk juga mengajak orang berbelanja sayuran secara online adalah cara yang cerdas.

Namun, sulitnya keluar dari persaingan “Adu Segar” membuat beberapa bisnis tukang sayur online ini seperti agak sulit untuk melesat.

Saya menilai ada kerapuhan antara demand, biaya operasional dan tentunya margin.

Cashflow atau profit adalah segalanya dalam bisnis.

“Ga juga wil?!”

Iya, iya, saya tau Anda mau kemana arahnya.

Lagi, cashflow lah yang menentukan hidup matinya sebuah bisnis.

Kata guru saya :

“Bisnis yang bangkrut itu adalah bisnis yang kehabisan cashflow”

Jadi ada beberapa alternatif solusi yang bisa saya tawarkan untuk para tukang sayur online yang kebingungan ini :

  • Produk Ekslusif
  • Paket Memasak
  • Catering and Business Starter Pack
  • Halaman untuk diet khusus
  • Location Based
  • Buy Online Pick Up in Store

Semoga bermanfaat.

Merasa Terbantu? Share lah, kasih tau yang lain jangan pelit pelit :
Topik
Partnership
Ngobrol
Podcast